HAPAKAT – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pulang Pisau, Sis Hernawa mengatakan bahwa dirinya masih banyak menerima laporan bahwa kualitas air yang dihasilkan masih keruh dan memiliki bau kurang sedap. Dia menyebutkan penurunan kualitas air ini disebabkan oleh adanya pemasangan dan perbaikan jaringan instalasi, sehingga didalam jaringan pipa instalasi bisa masuk endapan lumpur.

Selain itu, Sis Hernawa (24/2) mengatakan penyebab kualitas air keruh dan berbau itu juga disebabkan oleh mesin pengolah otomatis yang tidak dapat beroperasi secara maksimal, dikarenakan usia mesin yang sudah dimakan usia.

Ditambahkannya tidak hanya permasalahan mesin saja, tetapi perubahan cuaca juga sangat berpengaruh terhadap kualitas air bersih, seperti saat musim penghujan sekarang ini. Curah hujan yang terlalu tinggi menyebabkan air baku menjadi keruh. Berbeda ketika musim kemarau, kualitas air bisa jernih tetapi pihaknya kesulitan mendapatkan pasokan air baku untuk  diolah menjadi air bersih.

Sis Hernawa juga mengungkapkan, untuk jaringan instalasi di Unit Bahur Kecamatan Kahayan Kuala, pihaknya juga terus melakukan penguatann jaringan untuk menjangkau daerah-daerah yang masih belum mendapatkan sarana air bersih. Diharapkan, keberadaan PDAM Unit Bahaur ini dapat menyediakan suplai air bersih pada saat musim kemarau.(HAPAKAT-12R)