(FOTO TRANS HAPAKAT)

TRANS HAPAKAT – Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam suasana pandemi COVID-19 peringatan hari jadi Kabupaten Pulang Pisau ke-18 pada 2 Juli 2020 ini dirayakan secara sederhana ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa syukur oleh pemerintah setempat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan perayaan hari jadi Kabupaten Pulang Pisau tahun ini dirayakan dengan sederhana dalam bentuk syukuran. Slogan bersatu melawan COVID-19 menjadi tema pemerintah setempat yang juga didalam logo 18 tahun Kabupaten Pulang Pisau

Sebelum dilaksanakan syukuran, dikatakan Edy Pratowo pemerintah setempat sebelumnya melaksanakan video conference (Vicon) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang pencegahan dan evaluasi pemerintah daerah dalam pencapaian delapan strategi yang dipimpin langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

Dikatakan Edy Pratowo Kabupaten Pulang Pisau berada pada posisi ke enam di Kalimantan Tengah  dalam penilaian monitoring Center For Prevention (MCP) Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2019 lalu. Sedangkan pada Tahun 2020 triwulan pertama ini, Pulang Pisau berada pada posisi delapan. Namun dengan strategi yang akan dilaksanakan pemerintah setempat diharapkan Kabupaten Pulang Pisau pada akhirnya bisa mendapatkan pencapaian yang terbaik dalam MCP.

Menurut Edy Pratowo terkait penilaian MCP meliputi berbagai indikator penilaian seperti, perencanaan dan penganggaran, APBD, pengadaan barang dan jasa, APIP serta dana desa. Hal ini, diakui Edy Pratowo mejadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan terutama pada  persoalan aset daerah.

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam sambutan yang dibacakan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo, mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau Yang Ke 18. Semoga Pulang Pisau menjadi Kabupaten yang profesional dalam bekerja, berdaya  saing  tinggi dan mampu memberikan pelayanan secara prima sehingga dapat terwujudnya Kabupaten Pulang Pisau yang inovatif,  maju berkeadilan dan sejahtera.

Dengan tema bersatu melawan COVID-19, diharapkan Kabupatan Pulang Pisau menjadi kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat yang benar-benar bebas dari COVID-19.

Sugianto menjelaskan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 6.16% dan 55.600.000 perkapita dengan tingkat inflasi pada bulan April sebesar 2.44 persen dan per bulan Maret tingkat inflasi 1.66 persen dengan rasio sebesar 0.335 persen. Angka kemiskinan menurun dari 5.15 persen di Tahun 2018 menjadi  4.98 persen pada Tahun 2019 .

Penganguran terbuka pada bulan April 2020 sebanyak 3.39 persen dengan index pembangunan manusia mencapai 10.91 persen. Pendukung ketahanan pangan dengan percetakan sawah seluas 85. 000 hektare diharapkan mampu mencukupi kebutuhan pangan di Kalimantan Tengah dan membuka peluang kerja untuk masyarakat.

Pada bidang infrastruktur telah dibangun jalan prioritas provinsi secara multiyears dengan nilai kontrak sebesar Rp1,36 Triliun terbagi menjadi tiga wilayah. Yaitu wilayah timur ada tiga ruas jalan, wilayah tengah ada 10 ruas jalan dan wilayah barat ada sembilan ruas jalan.

Bentuk komitmen Pemerintah Provinsi terhadap Kabupaten Pulang Pulang pada Tahun 2019 lalu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp784.320 000,- dengan rincian bantuan pegadaan bibit kopi dan sarana pendukung seluas 11 hektare. Pengembangan pengolahan karet, berupa bak penampung dan sarana pendukung pasca panen.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) mencapai lebih Rp 4,4 Miliar bagi masyarakat terdampak COVID-19 kepada 9.804 Kepala Keluarga dengan besaran bantuan Rp500 ribu per KK. Selain itu memberikan alokasi anggaran bantuan penyediaan sarana dan prasarana budidaya ikan tawar di tiga desa di Kecamatan Kahayan Tengah, serta pengadaan klotok tangkap ikan lengkap dengan sarana pendukungnya.

Sugianto juga memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang diraih Kabupaten Pulang Pisau. Diantaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang setiap tahun terus meningkat yang bersumber dari pendapatan pajak daerah, perusahaan daerah, serta pendapatan lainnya.

Dalam situasi pademi COVID-19 ini, pemerintah tidak melaksanakan yang biasa rutin dilaksanakan seperti apel bersama Forkopimda, karnaval/pawai budaya, Pulang Pisau Expo, turnamen olahraga, hiburan  dan lain sebagainya. Namun di dalam situasi pandemi covid 19 tentunya seluruh rangkaian perayaan hari jadi Provinsi se Kalimantan Tengah di tiadakan.

Rangkaian syukuran peringatan hari jadi Kabupaten Pulang Pisau Ke-18 dihadiri juga Kapolres AKBP Yuniar Ariefianto, Kepala Kejaksaan Negeri  Triono Rahyudi, Perwira penghubung (Pabung) Pulang Pisau 1011/KLK Mayor Arh Subur Harsono, Kepala Pengadilan Negeri Agung Nugroho, serta seluruh pimpinan OPD Kabupaten Pulang Pisau dengan tetap melaksanakan social distancing dan protokol kesehatan. (Penulis: HERI WIDODO/ Editor: DUDENK)