HAPAKAT – Untuk mengejar target 41 ribu warga yang wajib e-KTP dan belum melakukan perekaman data kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Didukcapil) melakukan jemput bola. Dalam satu bulan, 1.000 perekaman mampu dilakukan, meski masih jauh dari target yang diharapkan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Pulang Pisau, Subagijo mengatakan sepanjang bulan Oktober Disdukcapil melakukan jemput bola melaksanakan perekaman ke kecamatan dan desa. Sedikitnya 8 desa telah didatangi petugas agar masyarakat bisa melakukan perekaman, karena salah satu syarat untuk bisa mendapatkan hak pilih dalam Pilkada 2018 adalah memiliki e-KTP atau Surat Keterangan (SUKET).

Menurut Subagijo, dalam perekaman satu desa, pihaknya bisa merekam data kependudukan untuk sebanyak 200 warga. Dalam satu minggu, unit perekaman mobile keliling menuju dua lokasi desa yang berbeda.

Dalam satu bulan, Disdukcapil bisa merekam lebih dari 1.000 data kependudukan dengan peralatan yang masih terbatas. Angka tersebut belum ditambah dari perekaman data kependudukan yang ada dimasing-masing kecamatan. Subagijo berharap program jemput bola Disdukcapil untuk perekaman data kependudukan ini dapat teraksana dengan baik. (HPK-05AYU)