Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Ahmad Rifa`i. (FOTO TRANS HAPAKAT)

TRANS HAPAKAT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau Ahmad Rifa’i (9/7/2021) mengungkapkan pihaknya terus mendorong agar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) bisa mempercepat realisasi pembangunan jaringan listrik di Kecamatan Sebangau Kuala yang selalu muncul dalam pembahasan Musrembang di tingkat desa.

Dikatakan Ahmad Rifa’i, keinginan warga masyarakat Kecamatan Sebangau Kuala untuk menikmati pasokan aliran listrik selama 24 jam seperti di kecamatan lain, masih ditunggu oleh masyarakat setempat. Dengan terpenuhinya pasokan listrik selama 24 jam tentu memiliki dampak sangat positif bagi warga masyarakat juga mendorong pertumbuhan ekonomi di kecamatan setempat.

Menuruut Rifa’I, keinginan warga untuk mendapatkan pasokan aliran listrik selama 24 jam diharapkan bisa terwujud. Pihak PT PLN (Persero) pada tahun ini direncanakan membangun jaringan untuk memberikan pasokan listrik menjangkau desa-desa di Kecamatan Sebangau Kuala.

Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan bahwa dalam setiap Musrembang, usulan permintaan terkait pembangunan jaringan listrik menuju kecamatan Sebangau Kuala selalu menjadi usulan prioritas. Pihak eksekutif dan legislative juga terus berupaya melakukan koordinasi dengan pihak PT PLN (Persero) agar apa yang menjadi usulan prioritas masyarakat itu bisa terwujud.

Dari hasil koordinasi yang dilakukan DPRD maupun pihak terkait, kata Rifa’i, ternyata PT PLN juga menyambut dan merespon dengan baik. Bahkan tahun ini sudah berencana membangun jaringan listrik menuju kecamatan setempat. Ia berharap dukungan dari masyarakat sehingga pelaksanaannya nanti bisa berjalan aman dan lancar ¬†tanpa kendala.

Sunaryo salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Sebangau Kuala memberikan apresiasi kepada pemerintah dan DPRD Kabupaten Pulang Pisau yang ikut mendorong keinginan masyarakat Kecamatan Sebangau Kuala yang telah lama mendambakan pasokan listrik yang bisa dinikmati selama 24 jam.

Sudah lama, kata Sunaryo, masyarakat hanya mendapatkan pasokan aliran listrik 12 jam dari keberadaan pembangkit listrik yang beroperasi di kecamatan setempat. Dengan rencana dibangunnya jaringan listrik oleh PT PLN (Persero) agar bisa memasok aliran listrik selama 24 jam, dipastikan ada dampak kemajuan yang signifikan diberbagai sektor antara lain sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya. (Penulis: HERI WIDODO/ Editor: DUDENK)