(FOTO ILUSTRASI/ NET)

TRANS HAPAKAT – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Status Siaga Keadaan Darurat Penyebaran Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau dr Muliyanto Budihardjo mengatakan dari hasil Rapid Tes beberapa tenaga medis yang aktif turun di lapangan dalam penanganan virus Corona atau COVID-19 tidak ditemukan adanya tenaga medis yang terpapar virus Corona atau COVID-19.

Muliyanto mengakui kemungkinan tenaga medis terpapar COVID-19 cukup besar karena mereka langsung melakukan penanganan langsung kepada Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Pasien Dengan Pengawasan (PDP). Dirinya juga mengingatkan terus kepada para tenga medis yang ada di lapangan untuk selalu memperhatikan keselamatan dengan menggunan Alat Pelindung Diri (APD) serta mematuhi standar operasional prosedur penanganan COVID-19.

Pulang Pisau mendapatkan bantuan Rapid Tes sebanyak 100 buah dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Selain digunakan untuk tenaga medis, Rapid Tes juga digunakan untuk melakukan tes kepada warga dengan status ODP dan OTG.

Untuk kekuatan tenaga medis yang dipersiapkan dalam antisipasi penyebaran COVID-19 ini, terang Muliyanto, setiap Puskesmas ditempatkan enam orang tenaga medis termasuk dokter. Sedangkan untuk tenaga kesehatan di RSUD Pulang Pisau sebanyak 30 tenaga medis terdiri dokter umum dan dokter spesialis dengan telah menyiapkan enam ruang isolasi yang sementara menggunakan bangunan Crishtiany Center.

Muliyanto masih optimis, dengan jumlah kekuatan tenaga medis yang ada bisa mengantisipasi penyebaran COVID-19 hingga kepada perkiraan Zona Merah ditetapkan oleh pemerintah setempat. (AQSHANUL PUTRA/ DENK)