Kapoles Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto menerima apresiasi penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan anak. (FOTO POLRES PULANG PISAU)

TRANS HAPAKAT – Ketua Umum Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait (2/4/2021) memberikan apresiasi kepada Kapolres Pulang Pisau Yuniar Ariefianto atas keberhasilan pengungkapan dua kasus pidana yang salah satunya terdapat unsur kekerasan terhadap anak berusia enam tahun bernama Wahyudi terjadi di Desa Bawan Kecamatan Banama Tingang.

Komnas Perlindungan anak sebagai lembaga yang memberikan perlindungan kepada anak, terang Arist Merdeka Sirait, memberikan perhargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Pulang Pisau beserta jajarannya, atas dedikasinya dalam mengungkap tabir kematian dua orang wanita kakak beradik di kabupaten setempat serta adanya kasus penganiayaan anak seorang anak setelah sebelumnya juga menganiaya ibunya hingga meninggal dunia.

Dalam ungkapannya, Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa pengungkapan dua kasus ini merupakan prestasi yang harus dihargai karena penegakan hukum penting dilakukan. Ia juga tidak terlupa mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Dedi Prasetyo yang telah memberikan support semua jajarannya, termasuk Polres Pulang Pisau.

Arist Merdeka Sirait berharap kerjasama dengan kepolisian terus dilakukan untuk menyelamatkan dan melindungi anak Indonesia dari semua bentuk kekerasan.

Seperti diketahui sebelumnya, Minggu (21/3/2021) dua kasus pidana terjadi di Kabupaten Pulang Pisau yang menyebabkan sebanyak tiga orang wanita meninggal dunia. Kedua kasus berhasil diungkap pelakunya kurang dari 1×24 jam.

Pertama kasus pencurian dengan kekerasan dengan pelaku Suriansyah (28) di Desa Bawan Kecamatan Banama Tingang. Kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan pelaku menyebabkan korban Mariati Als Imar (41) warga Desa Sakabatur RT.04 Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas meninggal dunia dan anaknya Wahyudi Als Wahyu (6) juga mendapat penganiayaan hingga mengalami luka berat.

Kasus kedua pembunuhan kakak beradik Sunarsih (64) dan Jamiah (50) di sebuah warung di Jalan Trans Kalimantan Desa Mentaren I Kecamatan Kahayan Hilir dengan pelaku Suparno (48). Pelaku berhasil ditangkap polisi di Desa Saka Tamiang Kecamatan Kapuas Barat. Pelaku juga merupakan suami dari Jamiah yang membunuh kedua korban dengan menggunakan kunci pipa saat sedang tertidur setelah pelaku berhasil masuk dengan mencongkel pintu belakang. (Penulis: Humas Polres Pulang Pisau/ Editor: DUDENK)