TRANS HAPAKAT- Penjabat Bupati Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Nunu Andriani (4/7/2024) mengatakan dengan telah terbentuk dan dilantiknya pengurus Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Kabupaten Pulang Pisau masa bakti 2024-2029 untuk bisa bersinergi dan memberikan kontribusi aktif ikut bersama mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan di kabupaten setempat.

Nunu Andriani mengapresiasi terbentuknya kepengurusan LPD karena diharapkan untuk mewujudkan eksistensi perempuan dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, perempuan adalah manusia yang berlawanan dengan laki-laki serta keberadaannya mempunyai peran terhadap keluarga dan juga masyarakat.

Peran perempuan, kata Nunu Andriani, tentunya sangat diperlukan dalam setiap sisi kehidupan. Melalui lembaga ini diharapkan nantinya bisa memunculkan, mengembangkan, dan mengoptimalkan peran perempuan khususnya perempuan Dayak di Kabupaten Pulang Pisau.

Dijelaskannya, Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN) juga telah membentuk lembaga perempuan Dayak masing-masing kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Adanya sebuah kelembagaan yang erat bergerak secara sosial diyakini mampu memberikan dampak yang luar biasa karena peran perempuan sangat penting dalam melakukan serta memberikan pembinaan diri pribadi dilingkungan keluarga.

Nunu Andriani meminta, semua pengurus atau anggota Lembaga Perempuan Dayak kabupaten setempat harus mampu menempatkan posisi lembaganya terhadap pengembangan citra baik untuk perempuan. Semua itu bertujuan demi mewujudkan perempuan-perempuan Dayak bangkit, bergerak, maju, dan berkeadilan.

Selanjutnya, tambah Nunu Andriani, usai pelantikan ini LPD harus bisa memberikan dampak positif melalui program-program kerjanya. Perempuan itu harus bijak, cerdas dan rasional, sehingga tidak mudah terpecah belah karena persatuan juga kekompakan merupakan hal penting untuk sukses dalam berorganisasi.

Dirinya berharap, Lembaga Perempuan Dayak Kabupaten Pulang Pisau bisa menjaga marwah oraganisasinya serta citra baik seorang perempuan. Jadilah teladan dalam kehidupan dan bermasyarakat. (Penulis: ARIEF SUSENO/ Editor: DUDENK)