Damang Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau, Darius Akung. (FOTO ONY/ TRANS HAPAKAT)

TRANS HAPAKAT – Damang Kecamatan Kahayan Hilir Darius Akung berharap agar masalah dalam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) jangan sampai disudutkan atau salahkan para peladang lokal. Sebagai damang juga dirinya mengetahui bahwa berladang itu merupakan kebiasaan yang turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat Dayak. Setiap tahun masyarakat Dayak sudah memahami  pasti ada larangan untuk tidak membakar lahan. 

Untuk permasalahan tentang larangan pembakaran lahan, kata Darius, memang harus ada solusi dari pihak pemerintah, karena berladang menjadi suatu adat istiadat atau kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat. Seperti beberapa tahun lalu ada semacam Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Gubernur (Pergub) tentang batasan berapa hektar lahan yang diperbolehkan untuk dibakar, dan pemerintah harus memiliki solusi untuk itu.

Menurut Darius, berladang itu sendiri sebenarnya juga tidak bisa dilakukan di lahan gambut, yang biasa lahan untuk berladang itu di tanah mineral yang bukan gambut. Jika berladang di tanah gambut padi yang ditanam tidak memiliki hasil yang baik.

Dikatakan Darius, banyak permasalahan yang sering terjadi terkait permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Pihaknya berupaya membantu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat khususnya yang menyangkut masalah hukum adat, baik itu dalam masalah pertanahan, perceraian, maupun masalah lain yang bersifat kriminal.

Jika masalah tersebut tidak dapat diselesaikan oleh pihak Damang, terang dia, maka permasalahan diserahkan kepada kepolisian. Jika telah ditangani oleh pihak kepolisian, pihaknya dari kedamangan tidak ikut campur tangan. Begitu juga jika permasalahan diselesaikan secara adat, diharapkan pihak kepolisian juga dapat mengerti.

Masih kata dia, untuk permasalahan yang biasa muncul adalah permasalahan sengketa tanah, yang selalu ada dari tahun ke tahun. 

Darius Akung kembali bertugas sebagai Kepala Damang Kecamatan Kahayan Hilir periode 2020-2026. (ANATASYA LEONY/ DENK)