Kepala BPS Kabupaten Pulang Pisau, Oo Suharto. (FOTO TRANS HAPAKAT)

TRANS HAPAKAT РKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah Oo Suharto (25/5/2023) mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini BPS mulai melaksanakan kegiatan Sensus Pertanian selama dua bulan yang  dimulai pada 1 Juni-31 Juli 2023 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali di kabupaten setempat.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 16 tahun 1997 tentang penyelenggaraan, papar Oo Suharto Sensus Pertanian dilakukan setiap sepuluh tahun sekali yaitu pada tahun yang berakhir bilangan 3 (tiga). Pada 2023 ini Sensus Pertanian adalah yang ke tujuh dari awal dilaksanakan pada 1963 lalu.

Oo Suharto menjelaskan, ada sebanyak 179 petugas sensus lapangan yang nantinya melakukan pendataan ke setiap penduduk di desa dan kota. Untuk pendataan petugas sensus, BPS setempat menggunakan metode pengumpulan data dengan cara door to door dengan cara pemilihan desa, dan snowball untuk wilayah perkotaan.

Dalam Sensus Pertanian 2023 ini, jelas dia, tidak hanya terfokus pada satu sektor saja melainkan lebih mencakup keseluruh sub sektor seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan jasa pertanian.

Untuk tanaman pangan terdiri dari padi dan palawija, sedangkan hortikultura yakni sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat. Sektor perkebunan antara lain sawit, getah karet, dan rotan. Sektor peternakan  dengan pengumpulan data dilakukan dari ternak besar dan kecil.

Sektor perikanan sensus dilakukan untuk para pembudidaya ikan dan nelayan tangkap. Sektor kehutanan seperti penangkaran tumbuhan yang ada didalamnya, satwa liar, perburuan, penangkapan satwa liar, dan hasil hutan.

Dirinya mengimbau, dalam pelaksanaan kegiatan Sensus Pertanian 2023 seluruh masyarakat di kabupaten setempat bisa memberikan data dengan sebaik-baiknya kepada petugas di lapangan. Begitu juga kepada pihak perusahaan perkebunan agar bisa bekerjasama mendukung kegiatan ini, serta bisa secara rinci dan detail dalam memberikan informasi datanya.

Oo Suharto mengakui, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau secara grafik dari sensus pertanian di tahun sebelumnya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kegiatan sensus pertanian. Dari sebagian masyarakat hanya mengetahui bahwa sensus ini dikhususkan pada sektor pertanian saja.

Lebih lanjut lagi jelasnya, peminat kaum milenial masih sedikit dan ini tentunya berbeda dengan anak muda diperkotaan yang lebih menyukai bidang pertanian seperti hortikultura. Untuk itu, dengan adanya kegiatan sensus ini diharapkan bisa membantu meningkatkan bidang pertanian di kabupaten setempat. (Penulis: ARIEF SUSENO/ Editor: DUDENK)