(FOTO ILUSTRASI/ NET)

TRANS HAPAKAT – Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto (4/12/2020) pagi membenarkan adanya satu tahanan dengan status titipan Kejaksaan setempat benama Jumansyah meninggal dunia ,Kamis (3/12/2020) sekitar Pukul 01.45. Meninggalnya tahanan itu akibat sakit maag yang diderita, setelah sebelumnya mendapatkan penanganan tim medis RSUD Pulang Pisau.

Kronologis terkait dengan meninggalnya Jumansyah di dalam sel tahanan Tahti  Polres Pulang Pisau ini sebagai berikut:

Hari Rabu (02/12/2020) sekitar Pukul 23.00 bertempat di Rutan Tahti Polres Pulang Pisau dilaksanakan kegiatan cek dan kontrol rutin tahanan oleh petugas piket jaga tahanan yakni Briptu Doni Arsani dan Bripda Jianor. Saat melakukan pengecekan tahanan, personil piket jaga tahanan diberitahu oleh tahanan di ruang sel nomor empat Rutan Sat Tahti Polres Pulang Pisau bahwa tahanan bernama Jumansyah dalam kondisi sakit. Kemudian piket jaga tahanan menanyakan kepada Jumansyah tentang kondisinya, dan dijawab bahwa dirinya sakit maag.

Pukul 23.25, personel piket jaga tahanan melaporkan adanya tahanan sakit kepada personel piket Sipropam Polres Pulang Pisau, yakni Brigpol Ardan dan Brigpol Apgridfian untuk melakukan tindakan selanjutnya.

Pukul  23.28, personel Sipropam menghubungi Kasat Tahti Polres Pisau  Ipda Rakhmani dan Pawas Harian Kasatbinmas Iptu Ujang Kustarman untuk melaporkan tentang kondisi tahanan Jumansyah  yang dalam kondisi sakit.

Pukul 00.12, Kasat Tahti Ipda Rakhmani dan Pawas Harian Kasatbinmas datang dan kemudian bersama piket jaga tahanan Bripda Jianor dan personel piket Sipropam Brigpol Ardan melakukan pengecekan kondisi tahanan di ruang sel nomor empat Rutan Sat Tahti Polres Pulang Pisau.

Pukul 01.15, tahanan bernama Jumansyah dibawa ke RSUD Pulang Pisau untuk mendapatkan penenganan medis selanjutnya. Setiba di rumah sakit korban langsung mendapatkan tindakan medis oleh tim medis di ruang IGD RSUD Pulang Pisau. Setelah mendapatkan penanganan dari tim medis, beberapa saat kemudian ternyata nyawa korban tidak tertolong lagi. (Penulis: HERI WIDODO/ Editor: DUDENK)