Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pulang Pisau, M Fitrizal. (FOTO WIDODO/ TRANS HAPAKAT)

TRANS HAPAKAT- Nasib nahas menimpa  karyawan PT PLN-T yang merupakan Perusahaan mitra kerja dari ULP PLN Pulang Pisau Mujiyanto (50) warga Desa Mantaren II Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau.

Kecelakaan yang dialami Mujiyanto saat sedang memperbaiki kerusakan jaringan listrik di Desa Garung Kecamatan Jabiren Raya, Minggu (19/7/2020). Korban tanpa sengaja menyentuh kabel bertegangan menengah. Akibat insiden itu di bagian kaki dan bagian tubuh mengalami luka bakar hingga harus dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Jabiren Raya.

Keseharian korban bertugas di bagian pelayanan teknik (Yantek)  PT PLN-T yang menjadi mitra kerja PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pulang Pisau.  Korban tersengat aliran listrik mengalami luka bakar dikaki dan luka di bagian tubuh akibat terjatuh dan saat ini Mujiyanto masih menjalani perawatan di RSUD Pulang Pisau.

Kapolsek Jabiren Raya  Ipda Sumijyanto membenarkan bahwa insiden kecelakaan yang alami korban  saat sedangmemperbaiki kerusakaan jaringan listrik di wilayah Kecamatan Jabiren Raya. Namun kata Sumi pangilan akrabnya,  pihaknya tidak mengetahui secara kronologi pasti penyebab kecelakaan tersebut.

Manager PT PLN (Persero) ULP Pulang Pisau M Fitrizal kepada www.transhapakat.web.id (20/7/2020) menjelaskan bahwa inseiden tersebut adalah murni kecelakaan. Korban saat menjalankan tugas perbaikan jaringan listrik di Desa Garung Kecamatan Jabiren Raya. Korban saat bertugas telah sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) dengan mengunakan alat pelindung diri (APD) dan safety lengkap.

Dikatakan Fitrizal, saat terjadi insiden terjadi korban Mujiyanto sempat dalam kondisi pingsan namun atas kesigapan rekan-rekan tim kerja, korban langsung diberikan pertolongan dan di bawa ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Fitrizal,  saat ini pihak managemen dimana tempat korban Mujiyanto bekerja, bertanggung jawab penuh dalam menangani korban.

Di katan Fitrizal setelah adanya insiden tersebut, dalam penanganan perbaikan jaringan, selanjutnya di lakukan tim kedua dengan standar SOP dan APD lengkap dan berhasil menyalakan listrik kepada para pelanggan. Musibah ini murni kecelakaan, apabila perbaikan itu memang berbahaya tentunya tim kedua pun akan mengalami kesulitan dalam proses perbaikan jaringan tersebut. (Penulis: Heri Widodo/ Editor: DUDENK)